Description: Penting, Panas, Perlu dan Seruu Ngeblog, Ayo Gelitik Keyboard
Rating: 3.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Penting, Panas, Perlu dan Seruu Ngeblog, Ayo Gelitik Keyboard
Home » Posts filed under Opini
Tampilkan postingan dengan label Opini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Opini. Tampilkan semua postingan
5/08/2013
Kualitas Remaja Jempol, Tendang Miras dan Minol
Description: Kualitas Remaja Jempol, Tendang Miras dan Minol
Rating: 3.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Kualitas Remaja Jempol, Tendang Miras dan Minol
5/05/2013
Taktis GenRe ‘Oke’, Konsolidasi Religi Tetap ‘Te O Pe’
Description: Taktis GenRe ‘Oke’, Konsolidasi Religi Tetap ‘Te O Pe’
Rating: 3.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Taktis GenRe ‘Oke’, Konsolidasi Religi Tetap ‘Te O Pe’
4/20/2013
Gerakan Ayo Ngeblog: Menggores Tinta Di Dunia Maya
Description: Gerakan Ayo Ngeblog: Menggores Tinta Di Dunia Maya
Rating: 3.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Gerakan Ayo Ngeblog: Menggores Tinta Di Dunia Maya
4/02/2013
Padang - Era pasar global kini berasal dari berbagai penjuru mata angin baik dalam maupun luar negeri yang berkompetisi di Tanah Ibu Pertiwi. Guna memenuhi kebutuhan primer, sekunder dan tersier, produsen Indonesia menanjak produktif dan sokongan importir produk Cina, 20,74 persen, Jepang 12,33 persen dan Singapura 7,33 persen (Data BPS 2013). Bermacam pernak-pernik barang dan jasa ditawarkan kepada konsumen. Variasi ini tentu berbeda, tiap satuannya ada transisi antara kelemahan dan kelebihan yang perlu ditindak oleh “Konsumen cerdas”.
Konsumen membutuhkan kesetaraan kualitas berbanding lurus dengan kuantitas. Keunggulan selaras dengan kapasitas barang dan jasa yang ditawarkan, dan pelayanan baik bagi konsumen yang haknya harus istimewa. Ragam produsen pengelola barang dan jasa menghadirkan produk andalan mereka berupa harian atau jangka panjang. Berbagai promo dan metoda, bersaing untuk merebutkan pujaan hati mereka, yaitu konsumen.
Menjaga iklim usaha sehat dan sayembara servis makin ditingkatkan guna memenuhi sasaran objek produsen. Demi kelancaran dan keuntungan “plus-plus”, bahkan bebarapa oknum produsen berbuat keculasan seperti distorsi pasar, produk impor ilegal yang menyalahi aturan pemerintah. Entitas ini muncul ditengah persaingan pasar yang membutuhkan kepercayaan, kualitas dan kredibilitas. Tahun 2012, berdasarkan hasil pengawasan Kemendag, produsen yang tidak memenuhi ketentuan dan persyaratan pasar meningkat menjadi 61% produk impor dan 39% produksi dalam negeri.
Fenomena ciluah (Minang: curang) oknum produsen ini kerapkali terjadi. Kewajiban produsen (Pasal 7 UU no.8 tahun 1999) dan hak konsumen (pasal 4 UU no.8 tahun 1999) sedang berada di luar lingkaran fungsi dan hakekat. Gejala itu perlu ditanggapi dengan edukasi, sosialisasi dan pengawasan rapat menjaga interaksi produsen dan konsumen berada pada porosnya.
Melihat fenomena tersebut, disinilah peran sentral klien sebagai konsumen cerdas. Konsumen yang cerdas adalah sensitif, dalam artian paham dengan “gerak-gerik” barang dan jasa. Menilai dengan cermat setiap barang yang ditawarkan demi profit konsumen itu sendiri, dan itu perlu diterapkan disetiap afiliasi.
Menjadi Konsumen Cerdas
Dilansir dari hkn2013.com, Senin (02/04/2013), Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu menyerukan empat langkah untuk menjadi konsumen cerdas yaitu:
1. Teliti Sebelum Membeli
Membiasakan untuk teliti terhadap barang yang ditawarkan, jika kurang jelas sebaiknya bertanya
kepada informan mengenai informasi dari kejelasan barang tersebut.
2. Memperhatikan Label dan Masa Kadaluarsa
Biasakan “membolak-balik” kemasan baik sisi bentuk dan masa kadaluarsanya. Konsumen diajak untuk
kritis dan kehati-hatian dengan barang yang dikonsumsi karena termasuk dalam K3L (Keselamatan,
Kesehatan kerja dan Lingkungan).
3. Pastikan Produk bertanda SNI
Biasanya konsumen kurang begitu akrab dengan produk bertanda SNI (Standar Nasional Indonesia).
Dengan ini, konsumen diajak untuk perlu memperhatikan dan memastikan suatu produk memiliki tanda
SNI.
4. Beli Sesuai Kebutuhan, Bukan Keinginan
Perilaku konsumtif atau konsumsi diluar kadar membuat produsen menguasai konsumen, namun
konsumen yang seharusnya bisa menguasai keinginannya sendiri.
Konsumen cerdas itu komunikatif bagi dirinya, orang lain dan turut memelihara lingkungan sekitar. Bijak mempertahankan dan meningkatkan kewajiban sosial demi mendorong pertumbuhan ekonomi dengan membeli produk dalam negeri, menjaga keseimbangan alam dan konsumsi pangan yang sehat.
Untuk utilitas, kenyaman, dan kelancaran konsumen sebagai proteksi dari keculasan oknum produsen, konsumen cerdas perlu dikampanyekan secara berkesinambungan dan mendalam guna pelayanan terbaik atas barang dan jasa yang diterima selaku “konsumen adalah raja”.
Konsumen selain sebagai status pengguna produk sekaligus pengawas produsen. Badan Kemendag telah mensortir banyak indikasi-indikasi minus di pasaran, dan itu mungkin hanya beberapa yang terdata di dalam radar. Konsumen yang selalu koneksi dengan barang dan jasa, peran ini akan turut meringankan dan membantu negara dalam pencegahan pelanggaran pidana. Kebaikan ganda ini untuk kemaslahatan bersama demi meningkatkan kualitas produsen dan pelayanan terbaik bagi konsumen di dalam ketatnya kompetisi persaingan pasar di tanah air.
Kita adalah konsumen cerdas. Di masa modern ini, oknum “bertopeng’ mempunyai segala sesuatu yang dapat dimanipulasi, dan kita cermat tentang hal itu. “Keseriusan mereka, lelucon bagi kita” karena konsumen kini telah selektifitas. Beritahu saudara, sahabat dan orang terdekat lainnya mengenai perlunya “Konsumen cerdas”.
Konsumen Cerdas, Paham Produk dan Anti Was-was
| Konsumen Cerdas (Foto: ilustration) |
Konsumen membutuhkan kesetaraan kualitas berbanding lurus dengan kuantitas. Keunggulan selaras dengan kapasitas barang dan jasa yang ditawarkan, dan pelayanan baik bagi konsumen yang haknya harus istimewa. Ragam produsen pengelola barang dan jasa menghadirkan produk andalan mereka berupa harian atau jangka panjang. Berbagai promo dan metoda, bersaing untuk merebutkan pujaan hati mereka, yaitu konsumen.
| Tidak Memenuhi Persyaratan SNI (Foto: ditjenspk.kemendag.go.id) |
Fenomena ciluah (Minang: curang) oknum produsen ini kerapkali terjadi. Kewajiban produsen (Pasal 7 UU no.8 tahun 1999) dan hak konsumen (pasal 4 UU no.8 tahun 1999) sedang berada di luar lingkaran fungsi dan hakekat. Gejala itu perlu ditanggapi dengan edukasi, sosialisasi dan pengawasan rapat menjaga interaksi produsen dan konsumen berada pada porosnya.
Melihat fenomena tersebut, disinilah peran sentral klien sebagai konsumen cerdas. Konsumen yang cerdas adalah sensitif, dalam artian paham dengan “gerak-gerik” barang dan jasa. Menilai dengan cermat setiap barang yang ditawarkan demi profit konsumen itu sendiri, dan itu perlu diterapkan disetiap afiliasi.
Menjadi Konsumen Cerdas
Dilansir dari hkn2013.com, Senin (02/04/2013), Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu menyerukan empat langkah untuk menjadi konsumen cerdas yaitu:
1. Teliti Sebelum Membeli
Membiasakan untuk teliti terhadap barang yang ditawarkan, jika kurang jelas sebaiknya bertanya
kepada informan mengenai informasi dari kejelasan barang tersebut.
2. Memperhatikan Label dan Masa Kadaluarsa
Biasakan “membolak-balik” kemasan baik sisi bentuk dan masa kadaluarsanya. Konsumen diajak untuk
kritis dan kehati-hatian dengan barang yang dikonsumsi karena termasuk dalam K3L (Keselamatan,
Kesehatan kerja dan Lingkungan).
3. Pastikan Produk bertanda SNI
Biasanya konsumen kurang begitu akrab dengan produk bertanda SNI (Standar Nasional Indonesia).
Dengan ini, konsumen diajak untuk perlu memperhatikan dan memastikan suatu produk memiliki tanda
SNI.
4. Beli Sesuai Kebutuhan, Bukan Keinginan
Perilaku konsumtif atau konsumsi diluar kadar membuat produsen menguasai konsumen, namun
konsumen yang seharusnya bisa menguasai keinginannya sendiri.
| Membeli Produk Indonesia Mendorong Pertumbuhan Ekonomi (Foto: ditjenspk.kemendag.go.id) |
Untuk utilitas, kenyaman, dan kelancaran konsumen sebagai proteksi dari keculasan oknum produsen, konsumen cerdas perlu dikampanyekan secara berkesinambungan dan mendalam guna pelayanan terbaik atas barang dan jasa yang diterima selaku “konsumen adalah raja”.
Konsumen selain sebagai status pengguna produk sekaligus pengawas produsen. Badan Kemendag telah mensortir banyak indikasi-indikasi minus di pasaran, dan itu mungkin hanya beberapa yang terdata di dalam radar. Konsumen yang selalu koneksi dengan barang dan jasa, peran ini akan turut meringankan dan membantu negara dalam pencegahan pelanggaran pidana. Kebaikan ganda ini untuk kemaslahatan bersama demi meningkatkan kualitas produsen dan pelayanan terbaik bagi konsumen di dalam ketatnya kompetisi persaingan pasar di tanah air.
Kita adalah konsumen cerdas. Di masa modern ini, oknum “bertopeng’ mempunyai segala sesuatu yang dapat dimanipulasi, dan kita cermat tentang hal itu. “Keseriusan mereka, lelucon bagi kita” karena konsumen kini telah selektifitas. Beritahu saudara, sahabat dan orang terdekat lainnya mengenai perlunya “Konsumen cerdas”.
Description: Konsumen Cerdas, Paham Produk dan Anti Was-was
Rating: 3.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Konsumen Cerdas, Paham Produk dan Anti Was-was
Langganan:
Postingan (Atom)
| Enjoy, save your time | SEO (Search Engine Optimization) |
| Akses User Friendly | Download Super Cepat |
-
Pada awalnya internet sebagai keperluan militer yang dibentuk Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969 yang dipergunakan untuk menangani masalah apabila terjadi serangan nuklir dan guna ...
-
Windows 8 merupakan nama kode dalam bentuk versi selanjutnya dari Microsoft Windows, jajaran sistem operasi yang diterbitkan oleh Microsoft ...
-
Gratis download Ebook Tutorial Windows 8, gak ribet, dan cepet. Silahkan download sepuasnya di sini, semoga bermanfaat...
-
Sekarang Windows 8 telah dapat diorder dan dapat digunakan. Buat Anda yang ingin menginstal sistem operasi (OS) mutakhir saat ini (Windows 8) ...
-
Windows 8 sudah mengibarkan sayapnya di ranah PC (Personal Computer). Penyempurnaan versi sebelumya (Windows 7), dilakukan sejumlah ....
-
Windows 8 tidak mempunyai tombol “close”, tapi ini “no problem”. Suatu aplikasi ditangguhkan ketika Anda berpindah akses ke aplikasi ...
-
Blogger, CMS satu ini paling fenomenal banyak digunakan setelah Wordpress, Tumblr, Blogdetik, Kompasiana dan lain sebagainya. Blogger...
-
Pemantauan dan perkembangan suatu Web/Blog perlu diperlukan guna optimasi SEO (Search Engine Optimization). Google Webmaster Tools...
-
Sitemap berfungsi sebagai rujukan Search Engine melakukan crawling halaman website/blog. Hal itu diterapkan pada layanan raksasa mesin...
-
Ketika kesunyian melanda, hanya nada-nada semu bisu yang menyapa tiada gerak dan daya mendengarnya. Mata memutih melihat waktu yang tak kunjung ...
-
Kumpulan berita penting, panas, perlu dan seruu di era portal berita dunia maya, barometer berita terkini, klik seruu.com. berbagai informasi terkini ...
-
Ekskalasi sistem informasi ekstra jauh di depan. Kemudahan akses informasi laksana dunia yang berada digenggaman. Bukan hal baru lagi terma internet ...





