Berita Terbaru :
walman

Lihat semua berita »
Lihat semua artikel blogger »
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Rahima Hayati: Gerah Gersang Gerang - Kumpulan Puisi

Gerah Gersang Gerang
Merindukan Permata Hijau (Foto: ilustration)
Bumi laksana istana menghamparkan keindahan alam bernuansa kedamaian. Hiasan karunia-Nya semata-mata bagi hamba yang selalu bersyukur segala nikmat yang diperoleh. Melestarikan dan menjaga alam adalah kewajiban bersama demi  melukis warnanya yang semakin tua. Kini bumi bersedih dan pilu karena meratapi O2 yang telah di curi CO2.

Gerah Gersang Gerang
Oleh: Rahima Hayati

Cucuran peluh tak henti menetes
Membanjiri lembaran kertas-kertasku
Tak kuasa konsentrasi tuk melangkah
Menggali segudang pengetahuan
Ini adalah madrasahku
Tempatku untuk meluangkan waktu
Mengisi hari dengan penuh rasa ingin tahu

Tapi semakin hari semakin lelah kurasa disini
AC hijau penjulang langit itu telah dimatikan
Dibunuh secara menggenaskan
Dengan sebilah mesin gergaji
Miris hati melihat pemandangan itu
Sedang para lapisan ozon
Tak sabar ingin meleburkan berjuta nyawaku

Kegerahan kegersangan kegerangan
Bersatu padu dalam merantai jejak nafasku
Wahai ketua agungku
Indahkanlah setiap pekikan suara batinku
Yang hanyalah kami ini
Menyesali segala suruhanmu

Description: Rahima Hayati: Gerah Gersang Gerang - Kumpulan Puisi Rating: 3.5 Reviewer: Unknown ItemReviewed: Rahima Hayati: Gerah Gersang Gerang - Kumpulan Puisi

Senyuman Kalbu - Kumpulan Puisi Cinta Plus Free MP3

Ketika malam sunyi menuntun hati menulis puisi. Mengumpulkan inspirasi merubah suasana menjadi riang di dalam hati, menemukan sosok jati diri yang mungkin telah kembali. Mengerutkan kening dalam untaian kata disambung menjadi makna yang membuatku tak berdaya ketika memahami isyaratnya. Sejenak merenung bertopang dagu memikirkan hal itu, karena itu adalah peta kehidupanku yang kini terukir "Senyuman Kalbu".

SENYUMAN KALBU
oleh: Walman

Kalbu redup merantai waktu
Dingin diterik ganas matahari
Panas di embun pagi hari
Menghakimi dan memeras hatiku sunyi
Hela nafas panjang sumringahku
Tetap yakin jika pelangi itu akan menunggu

Rantai telaga air kehidupanku
Masih menyelimuti kalbu seakan membisu
Sisi bibirku yang menuntun untuk paksakan
Terhempas ditangisan, namun masih bisa mengukir senyuman
Berlari di dalam kegelapan dengan segenggam harapan
Mata semu ternyata fatamorgana belaka melihat titik cahaya yang datang
Silau aliran asmara menyapa
Terdiam kaku si pohon tampak ragu
Takut khayalan cermin penuh tipu
Mencoba menghancurkan mesin waktu
Karena dulu hanyut di masa lalu

Daun kering, kasat dan rapuh
Hilang dicuri angin yang tak tau arah
yang selalu menampar wajah
Mata memutih, harapan yang sangat jauh
Mainan puzzel yang tak pernah utuh

Aliran darah menuntunku semakin tampak nyata
Mengajari makna setiap apa yang ditemui oleh mata
Kalbuku dikagetkan oleh terompet kecil
Setiap yang ku dengar adalah saksi bisu
Membangunkan dari tidur yang membuatku kerdil
Tumbuh kembali si kecil yang ingin berhasil

Tajam memandang menjadi tongkatku
Meraih mimpi yang pernah hilang ditelan waktu
Kini asmara hadir di depan kalbu
Bendung lautan mata sudah tak mampu
Bukti harapan penuh kehangatan senyuman
Simbol ukiran kebahagiaan
Menjawab semua harapan

Kalbu mengetuk karena dia benar-benar datang
Entah apa yang harus dilakukan
Cahaya terang menyinari
Kemilau bulan dan bintang terbit kembali
Menggoreskan pelangi di bola mata
Yang takkan pudar ditelan masa
Kecuali hanya kehendak-Nya

Setetes harapan ingin ku tanamkan
Bersemi disepanjang waktu
Mengubur dalam-dalam kesedihan yang tak menentu
Mewarnai kehidupan bersama dirimu
Karena ku yakin itu adalah jawaban kalbu

Izinkan biru langit sebagai atap
Lihat hijau padang rumput menghampar luas
Tak pernah habis jauh mata memandang
Kini genggaman tidak akan lepas
Bersama mu tanpa batas
Siramilah sebelum layu
Semai senyuman di kalbu

Yakinkan diriku jika engkau adalah pelangi
Setia menemaniku
Mewarnai dalam hela nafasku
Bersama-sama memutar waktu
Yakinkan dirimu kalau aku adalah mataharimu
Menyinari kala redupmu
Menghiasi kala bahagiamu
Semoga kamu tahu
KALAU AKU SELALU MENCINTAIMU
<3


***

Silahkan download gratis di bawah ini file puisi "SENYUMAN KALBU" dalam format MP3 spesial untuk sahabat setia walman.org, 
   
Gratis Download MP3 - Nada-nada Rindu
Title : Senyuman Kalbu
Category : Puisi Audio dan Teks
Url : http://www.walman.org/2013/04/
  senyuman-kalbu-kumpulan-pusi-cinta-plus.html
Author : Walman
Impression : Selasa, 24 Desember 2011
E-mail : mailto:walman@email.com

Description: Senyuman Kalbu - Kumpulan Puisi Cinta Plus Free MP3 Rating: 3.5 Reviewer: Unknown ItemReviewed: Senyuman Kalbu - Kumpulan Puisi Cinta Plus Free MP3

Puisi Nada-nada Rindu - Kumpulan Puisi Cinta MP3

Rindu (Foto: Natural)
Nada-nada Rindu, Kumpulan Puisi Cinta - Ketika kesunyian melanda, hanya nada-nada semu bisu yang menyapa tiada gerak dan daya mendengarnya. Mata memutih melihat waktu yang tak kunjung datang menjemput kembali rasa bahagia tuk memutar detik demi detik bersamanya. Dengarlah curahan hati yang memendam rasa, berharap engkau hadir di sini melihat untaian syair, sebagai pelita dan penawar rinduku kepadamu.


NADA-NADA RINDU
Oleh: Walman

Sapa dan tawa irama khas ditelinga 
Lukisan cantik menghiasi waktu
Terpancar cahaya indah di wajah 
Mengingat lambaian senyuman manis itu 
Tergambar jelas menyejukkan jiwa

Suka duka sudah hal biasa 
Keteguhan jiwa, semangat yang bertahta 
Menjadi dunia yang bersemayam kokoh di dalam jiwa 
Membuat amarah menjadi malu tuk berdiri 
Putus asa tidak berani menghampiri 
Karena hari-hari dihiasi oleh cinta di dalam hati

Putaran detik sangatlah cepat 
Dinding kokoh memisahkan dua insan 
Yang terpisah di antara harapan dan kerinduan 
Mendekap dan mencekam lebih dalam 
Hati rapuh dan tak mampu 
Membisu dan terperangkap di dalam waktu

Tidur menghadap ke atas awan kelabu 
Mata berkaca-kaca hingga tergenang telaga 
Tulisan indah untaian pesan kata-kata cinta 
Menari-nari di bawa hembusan angin 
Berharap tiada henti, agar sampai ke pujaan hati 
Mengenang kisah cinta yang telah hadir di sini

Bertahan seperti karang di lautan 
Tegar disetiap tamparan ombak yang menerjang 
Keyakinan tersirat menuntun untuk berdiri 
Goresan ukiran ketika rindu menyapa 
Jauh di mata, tetap dekat di hati 
Kini hanya membisu karena di mabuk rindu

Nada-nada do’a...

Semoga terjaga dan bahagia di sana 
Tetap dilindungi oleh yang Maha Kuasa 
Sabar menunggu dan menunggu sampai akhir waktu 
Menanti sampai kekasih itu tiba 
Datang dengan manja kembali memberikan warna

Wahai kekasihku, hadirlah di dalam mimpi 
Ceritakan kisah indah tentang cinta 
Cinta yang tidak punya rupa 
Namun singgasananya terasa jelas dirasa 
Berjuta makna kan didapati di sana 
Karena cinta itu suci dan mulia
Gratis Download MP3 - Nada-nada Rindu
Title : Nada-nada Rindu
Category : Puisi Audio dan Teks
Url : http://www.walman.org/2013/03/nada-nada-rindu-kumpulan-puisi-cinta.html
Author : Walman
Impression : Selasa, 24 Desember 2011
E-mail : mailto:walman@email.com

Description: Puisi Nada-nada Rindu - Kumpulan Puisi Cinta MP3 Rating: 3.5 Reviewer: Unknown ItemReviewed: Puisi Nada-nada Rindu - Kumpulan Puisi Cinta MP3
 

Selamat Datang

Selamat datang di "Walman.org", kumpulan informasi edukatif, inspiratif dan informatif. Ragam info bermanfaat dan terbaru yang unik menarik, pusat download gratis dan lain lain, Selengkapnya tentang Saya

Sepintas Tentang Saya :

Nama saya Walman, mahasiswa di IAIN (Institut Agama Islam Negeri) Imam Bonjol Padang, Sumatera Barat, jurusan SKI (Sejarah Kebudayaan Islam). Blog sederhana ini media aplikasi menulis sebagai penyalur hobi, mempererat silaturahmi dan berbagi informasi.

Info