Berita Terbaru :

Ilmuwan Menakrifkan Misteri Kehancuran Suku Maya


Rabu, 27 Februari 2013

Ilmuwan Mengungkap Misteri Kehancuran Suku Maya
Peradaban Maya (Foto: maya secret)
GUATEMALA - Peradaban Maya Kuno membentang di wilayah selatan meksiko dan utara Amerika Tengah sekitar enam abad silam. Kekaisaran itu mendadak pecah pada tahun 900 Masehi.

Dilansir dari Live Science, Dua orang peneliti baru mencoba meriset latar belakang penyebab hancurnya dan menemukan bahwa suku maya sendiri turut andil di dalam kehancurannya.

Para peneliti sebelumnya juga telah mengungkap beberapa faktor, mereka menerangkan bahwa kekeringan berperan penting dalam hal ini. Di sisi lain, suku Maya memperburuk masalah dengan menebangi kanopi hutan demi membuat ladang yang baru dan melakukan perluasan pembangunan infrasruktur kota pada masa itu.

"Kami tidak mengatakan perusakan hutan sebagai penyebab seluruh kekeringan yang terjadi, tapi hal itu juga menjelaskan sebagian besar dari kekeringan yang diperkirakan terjadi," terang pemimpin penelitian tersebut, Benjamin Cook.

Pria yang juga berprofesi sebagai pencipta model iklim di NASA Goddard Institute for Space Studies ini membuat replikasi model iklim bersama rekan-rekannya.

Melalui simulasi model iklim itu, mereka meneliti bagaimana mengubah hutan menjadi ladang. Umpamanya ladang jagung, memang bisa turut serta dalam perubahan iklim. Hasilnya menunjukkan bahwa pembukaan hutan berperan penting sekira 60 persen dari kekeringan yang terjadi.

Alasannya adalah pengalihan pohon mejadi ladang jagung dapat mengurangi kadar jumlah air yang ditransfer dari lahan ke atmosfer. Hal ini sangat berpengaruh pada kurangnya curah hujan.

Sementara itu, penelitian lain yang dipimpin ilmuwan sosial di Arizona State University, B.L. Turner mengungkap keruntuhan Central Maya Lowlands di semenanjung Yukatan merupakan hasil interaksi rumit antara manusia dan lingkungannya.

Selain itu, dinamika sosial dan ekonomi juga ikut berperan. Saat itu, rute dagang melewati semenanjung Yukatan yang biasanya dilakukan melalui jalur darat bergeser ke jaur laut. Transmutasi ini diperkirakan sebagai faktor lain yang melemahkan negara kota kekaisaran Maya yang sedang menanggung perubahan iklim.

"Komposisi ekonomi dan politik kuno yang otoritasnya penguasa setengah dewa mulai membusuk. Petani, perajin dan yang lain tampaknya meninggalkan rumah dan kota mereka demi mencari peruntungan ekonomi di wilayah Maya lainnya," jelas tim tersebut.
Description: Ilmuwan Menakrifkan Misteri Kehancuran Suku Maya Rating: 3.5 Reviewer: Unknown ItemReviewed: Ilmuwan Menakrifkan Misteri Kehancuran Suku Maya
Terima kasih anda telah membaca tulisan "Ilmuwan Menakrifkan Misteri Kehancuran Suku Maya". Silahkan klik "tombol share" dan menggunakan fitur lain yang sudah tersedia. Anda tidak diizinkan melakukan penggandaan artikel atau copy-paste tulisan kami tanpa izin dan tanpa menaruh sumber aslinya.
Kami mengaktifkan DMCA COMPLAINT sehingga kami berharap anda bisa memakluminya. Untuk info lebih lanjut, baca terlebih dahulu PERATURAN mengenai izin share konten. Terima Kasih.
.

 

Selamat Datang

Selamat datang di "Walman.org", kumpulan informasi edukatif, inspiratif dan informatif. Ragam info bermanfaat dan terbaru yang unik menarik, pusat download gratis dan lain lain, Selengkapnya tentang Saya

Sepintas Tentang Saya :

Nama saya Walman, mahasiswa di IAIN (Institut Agama Islam Negeri) Imam Bonjol Padang, Sumatera Barat, jurusan SKI (Sejarah Kebudayaan Islam). Blog sederhana ini media aplikasi menulis sebagai penyalur hobi, mempererat silaturahmi dan berbagi informasi.

Info