![]() |
| Naskah kuno (Foto: java) |
a. Filologi Sebagai Ilmu Bantu Linguistik
Guna eksplorasi linguistik dan kronik, hal ini sangat dibutuhkan bagi seorang juru linguistik membutuhkan suntingan teks lama dan bahasa dari teks lama tersebut juga diperlukan oleh Filologi, sebab dapat menggali dan menyelidiki serta membandingkan sistem bahasa tulis dengan bahasa sehari-hari.
b. Filologi Sebagai Ilmu Bantu Ilmu Sastra
Terutama seperti pensuplaian suntingan naskah lama dari hasil penelitian teks yang mungkin dapat digunakan sebagai bahan penataan sejarah sastra atau teori sastra. Hasil-hasil telaah terhadap teks-teks sastra lama akan sangat bermanfaat untuk mengklasifikasikan teori-teori ilmu sastra secara umum.
c. Filologi Sebagai Ilmu Bantu Ilmu Sejarah Kebudayaan
Filologi mengekspos khazanah warisan nenek moyang seperti: kepercayaan, adat istiadat, kesenian, dll. Termasuk juga beberapa elemen-elemen sekarang sudah punah (seperti: istilah-istilah bidang musik, takaran, timbangan, ukuran, mata uang, dsb.)
d. Filologi Sebagai Ilmu Bantu Ilmu Sejarah
Naskah-naskah di bumi pertiwi diyakini berisi teks sejarah (contoh: Negarakertagama, Pararaton). Dapat digunakan sebagai rujukan sejarah jika sudah diuji berlandaskan sumber-sumber lain. Sebagai informasi gambaran kehidupan masyarakat yang jarang ditemui seperti: Serat wicarakeras yang memberikan kritikan tajam terhadap masyarakat Surakarta (lingkungan keraton).
e. Filologi Sebagai Ilmu Bantu Ilmu Hukum Adat
Terutama dalam penyediaan teks. Penulisannya baru dilaksanakan kemudian hari, jika dirasakan perlu kepastian peraturan hukum oleh raja atau setelah ada dampak dari barat. Contoh, Kitab Angger-angger; Praniti Raja, Surya Ngalam, Nawala Pradata, Angger Sadasa, dll.
f. Filologi Sebagai Ilmu Bantu Dalam Historis Perkembangan Agama
Naskah-naskah jawa kuno dominan dikontrol oleh agama Budha dan Hindu. Hasil suntingan teks religi dan hasil analisis maknanya menjadi bahan penulisan perkembangan agama yang sangat berguna.
h. Filologi Sebagai Ilmu Bantu Ilmu Filsafat
Teks-teks sastra banyak bermuatan nasihat dan adagium. Naskah-naskah yang berisi tasawuf bermuatan filsafat yang banyak, terutama Melayu dan Jawa.
Description: Filologi Sebagai Ilmu Bantu, Kedudukan Pengetahuan Lain
Rating: 3.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Filologi Sebagai Ilmu Bantu, Kedudukan Pengetahuan Lain




